PETA KUTAI KARTANEGARA

KAYU BATU, PEMORTALAN GAGAL DILAKUKAN

Kayu Batu Senin 28 Desember 2009,

Pemortalan atau penghentian aktifitas perkantoran di Perusahaan PT. JMS yang terletak di kawasan Desa Kayu Batu Akhirnya gagal di lakukan oleh masyarakat setempat, pertemuan antara Anggota Dewan, Kades, Tim 10, serta Director Perusahaan di tenggarong menemukan kata sepakat.

Penyebab pemicu adanya kemarahan masyarakat, sejak berdirinya Perusahaan tersebut pada tahun 2004 di wilayah Desa Kayu Batu karena pihak perusahaan tidak mengkordinasi dengan masyarakat tentang pembebasan lahan sekitar 3000 hektar, keterkaitan Perusahaan dengan pihak Pemerintahan Kecamatan serta Masyarakat yang terlibat di dalam perkara ini tidak transfaran. hingga banyak kerugian yang ditimbulkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab (JUNAYRIE/UYI’X)

Kayu Batu

Asisten IV Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Iman Baru

kb.jpg

Asisten IV Pemkab Kukar HM Gufron Yusuf memasang batu bata pertama pembangunan Masjid Nurul Iman Baru di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai

Dalam rangkaian perjalanan Safari Ramadan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) ke pedalaman Mahakam pekan lalu, Asisten IV Bidang Kesra HM Gufron Yusuf SH berkesempatan pula meletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Iman Baru di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Iman Baru ini ditandai dengan pemasangan batu bata oleh Asisten IV HM Gufron Yusuf disaksikan Camat Muara Muntai Drs Hamrin HW bersama tokoh masyarakat setempat.

Menurut Camat Muara Muntai Hamrin HW, pembangunan Masjid Nurul Iman Baru merupakan perluasan bangunan dari Masjid Nurul Iman yang lama. Karena kondisi bangunan masjid yang lama terutama luas dan kapasitas tampung masjid sudah dalam batas maksimal. “Buktinya saat sholat Tarawih bersama tim Safari Ramadan Pemkab Kukar, sebagian jamaah tidak dapat sholat bersama,” kata Hamrin HW

Menurutnya, pembangunan Masjid Nurul Iman Baru ini akan menghabiskan biaya sekitar Rp 850 juta. “Hingga saat ini dana yang telah terhimpun baru mencapai sekitar Rp 150 jutaan,” katanya.

Dana yang telah terhimpun itu menurutnya selain berasal dari sumbangan Pemkab Kukar juga dari beberapa pejabat teras Pemkab Kukar serta warga Muara Muntai yang berdomisili di Samarinda dan Tenggarong.

Sementara Asisten IV Pemkab Kukar HM Gufron Yusuf mengatakan, pembangunan fisik sektor keagamaan seperti tempat ibadah sangat penting sebagai bagian dari identitas umat. Masalahnya sekarang adalah sebagai lambang dan identitas pemeluk agama acap kali tidak dimanfaatkan secara berhasil dan berdaya guna dalam pembangunan umat.

Karena menurutnya tempat ibadah suatu agama harus selalu diramaikan dengan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan iman dan taqwa umatnya. Dia berharap agar Masjid Nurul Iman Baru ini bukan hanya sekedar untuk membangun secara fisik.

“Namun yang lebih penting bagaimana memfungsikan tempat ibadah ini bagi pembangunan manusia yang berkualitas di dunia dan di akhirat nanti,” katanya. (joe)

Sumber : http://www.kutaikartanegara.com/

 

Muara Muntai

Muara Muntai, Kutai Kartanegara

Lokasi_muaramuntai_kutai_kartanegara.jpg
Peta lokasi Kecamatan Muara Muntai
Provinsi Kalimantan Timur
Kabupaten Kutai Kartanegara
Camat Drs. Hamrin HW
Luas 928,6 km²
Jumlah penduduk 15.023 (2005)
– Kepadatan 16 jiwa/km²
Desa/kelurahan 12

Muara Muntai merupakan sebuah kecamatan yang terletak di wilayah pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kecamatan Muara Muntai memiliki luas wilayah mencapai 928,6 km2 yang terbagi dalam 12 desa dengan jumlah penduduk mencapai 15.023 jiwa (2005).

Desa di Kecamatan Muara Muntai

  1. Batuq
  2. Jantur
  3. Jantur Selatan
  4. Kayu Batu
  5. Muara Aloh
  6. Muara Leka
  7. Muara Muntai Ilir
  8. Muara Muntai Ulu
  9. Perian
  10. Pulau Harapan
  11. Rebaq Dinding
  12. Tanjung Harapan

Sumber : http://www.wikipedia.com/